Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) merupakan salah satu kawasan konservasi yang ada di Provinsi Riau. Kawasan yang berada di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu ini menjadi tempat tinggal bagi dua satwa endemik Sumatera yaitu Gajah dan Harimau Sumatera yang keduanya hampir punah. Kondisi Taman Nasional Tesso Nilo sendiri sebenarnya tidak begitu baik jika dilihat dari persentase hutan yang masih terjaga. Dari total luasan yang ditetapkan sebesar 83.068 hektar saat ini hanya tersisa kurang dari 30.000 hektar saja yang masih terjaga hutan alamnya. Akan tetapi, berkat timbulnya kesadaran masyarakat yang didorong oleh pemerintah dan organisasi non pemerintah (NGO) untuk menjaga kelestarian hutan di TNTN, hingga saat ini taman nasional ini masih dapat dinikmati sebagai salah satu destinasi wisata alam yang sangat menarik untuk dijelajahi. Bahkan tidak jarang turis asing juga mengunjungi TNTN. Di Tesso Nilo banyak kegiatan wisata yang dapat dinikmati oleh pengunjung, s...
Gunung Daik adalah gunung yang terletak di Pulau Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau dan merupakan puncak tertinggi di Provinsi tersebut. Gunung ini termasuk salah satu gunung yang jarang diketahui oleh para pendaki masa kini (yang lebih dikenal dengan pendaki alay) karena memang letaknya yang berada di sebuah pulau dengan akses transportasi yang masih terbatas. Namun sebenarnya gunung daik adalah ikon nya Kabupaten Lingga, karna cerita dan legenda yag melekat dengan gunung ini sudah sangat masyhur di kalangan masyarakat setempat. Selain itu, gunug daik seolah menjadi latar belakang penghias Pulau Lingga, karena dari setiap sudut Kota gunug ini dapat dilihat dan menambah indah pemandanagn kota Daik. Konon dulunya hampir seratus tahun pulau lingga merupakan pusat kerajaan Riau-Lingga, sehingga pulau ini juga dikenal dengan sebutan bunda tanah melayu. Gunung daik yang menjulang tinggi di Pulau Lingga ini dulunya memiliki puncak bercabang tiga denga...
Lubang Kolam, sebuah objek wisata sejarah yang terletak di Desa Merangin, Kecamatan Kuok Kabupaten Kampar, Riau tepatnya di pinggir jalan lintas Sumatera Barat-Riau. Dari Kota Bangkinang, objek wisata ini berjarak lebih kurang 25 KM. Pintu Gerbang menuju lokasi terlihat jelas dari pinggir jalan lintas Sumbar-Riau. Dahulu, lubang kolam yang berarti lobang gelap ini merupakan terowongan yang menghubungkan jalan menuju Sumatera Barat dari Riau maupun sebaliknya. Sejak Tahun 1995, terowongan Lubang Kolam ini tidak lagi dilalui oleh kendaraan karena pembangunan PLTA Koto Panjang yang mengakibatkan jalan lintas Sumbar-Riau dialihkan Karena jalan lama terendam genangan danau bendungan PLTA. Pada tahun 2014, lokasi Lubang Kolam ini dijadikan objek wisata oleh pemerintah setempat. Namun sayang, pengelolaannya dirasakan kurang maksimal. Masih banyak fasilitas yang harus dilengkapi jika benar-benar serius ingin menjadikan tempat ini sebagai sarana objek wisata. Lubang Kolam ...
Comments
Post a Comment